Peningkatan Kapasitas Kader dalam Komunikasi antar Pribadi (KAP) dalam Percepatan Pencegahan Stunting

  • Jumat, 15 Juli 2022 - 08:33:08 WITA
  • admin
Peningkatan Kapasitas Kader dalam Komunikasi antar Pribadi (KAP) dalam Percepatan Pencegahan Stunting

Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Subkoordinator Peningkatan Gizi Keluarga dan Masyarakat melaksanakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader dalam Komunikasi antar Pribadi (KAP) bagi Petugas Promkes dan Kader Pembangunan Manusia Tahun 2022.

Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Grand Elty Singgasana dari hari Rabu (13/07) sampai dengan Jum’at (15/07).

Secara Umum kegiatan ini bertujuan untuk mencapai dan mewujudkan perubahan perilaku dan kesadaran masyarakat melalui komunikasi antar pribadi dalam percepatan dan pecegahan stunting. Secara khusus tujuan kegiatan ini agar peserta mampu mengimplementasikan metode komunikasi antar pribadi, peserta diharapkan kompeten menjelaskan dalam pencegahan stunting, mampu melakukan bina suasana dan kemitraan lintas program dan lintas sektor, membangun partisipasi masyarakat dalam percepatan pencegahan stunting, menentukan metode dan media KIE yang tepat dalam pencegahan stunting, dan memfasilitasi KAP dalam percepatan pencegahan stunting.

Peserta dalam kegiatan ini yaitu petugas promkes puskesmas, perwakilan dinas pemberdayaan masyarakat dan desa, kader pembangunan manusia di lokasi focus, perwakilan TP PKK Kabupaten dan Kecamatan serta Perwakilan DP2KB.

Narasumber dalam kegiatan ini dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur.

Nurul Fitriningsih, SKM, MPH selaku Subkoordinator PGKM menyampaikan harapannya dari pelatihan ini nanti akan membentuk kader-kader atau petugas-petugas yang kompeten melakukan komunikasi kepada sasaran yang tujuan jangka panjangnya adalah untuk merubah perilaku sasaran seribu hari.

“Dengan demikian kita berharap tidak ada lagi nanti anak-anak yang terlahir dari keluarga generasi 3C yang mengalami gagal tumbuh, gagal gangguan atau gangguan kecerdasan dan yang terakhir kita berharap generasi masa depan terbebas dari gangguan penyakit metabolisme”, Ujarnya.

"Metode dari pelatihan ini karena sifatnya aktif partisipatoris maka lebih banyak ke interaksi teman-teman peserta itu model pelatihannya lebih banyak ke interaksi dinamika kelompok permainan permainan peran supaya nanti setelah latihan ini diharapkan teman-teman bisa memilih sesuai dengan sasarannya metode apa sih yang cocok untuk diterapkan sesuai dengan sasaran”.tutupnya.(nf)

Galeri Foto : http://dinkes.kukarkab.go.id/lihat-foto-55-peningkatan-kapasitas-kader-dalam-komunikasi-antar-pribadi-kap-dalam-percepatan-pencegahan-stunting.html

Youtube Video : https://youtu.be/I-9RZatOLVU

  • Jumat, 15 Juli 2022 - 08:33:08 WITA
  • admin

Berita Terkait Lainnya