Pelatihan Fasilitator Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM) Tahun 2022

  • Rabu, 16 November 2022 - 08:15:19 WITA
  • admin
Pelatihan Fasilitator Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM) Tahun 2022

DinkesKukarHariIni___Water Safety Plan atau Rencana Pengamanan Air (RPAM), merupakan tindakan rencana pengamanan pelayanan air minum yang bersifat preventif dan promotif pada pengelolaan risiko bahaya dan keadaan bahaya melalui identifikasi bahaya/keadaan bahaya, pencegahan dan monitoring. RPAM merupakan pendekatan holistic dalam pelayanan air minum dengan konsep pengelolaan hulu-hilir (sumber hingga konsumen).

Implementasi RPAM memberikan manfaat terhadap :
1. Kapasitas pengelolaan risiko terhadap penurunan kualitas air minum (sumber -distribusi)
2. Pencegahan kontaminasi sumber air,
3. Kapasitas pengolahan air untuk mendapatkan kualitas sesuai standar baku mutu,
4. Pengelolaan kapasitas dalam mencegah re-kontaminasi air minum pada fase penyimpanan, distribusi dan pemanfaatan.

Dalam upaya penguatan kapasitas pelaksana program RPAM, perlu dilakukan pelatihan Fasilitator Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM) untuk mencetak fasilitator-fasilitator RPAM yang handal, yang mampu merencanakan dan melaksanakan program RPAM untuk meningkatkan kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan air minum yang memenuhi syarat kesehatan termasuk melakukan monitoring dan evaluasi program RPAM secara partisipatif penyedia sarana air minum dengan masyarakat.

Berangkat dari latar belakang tersebut Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara melaksanakan Pelatihan Fasilitator Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM) di Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong. Berlangsung selama 3 (tiga) hari dari tanggal 15 - 17 November 2022, kegiatan ini dihadiri oleh Tenaga Sanitasi Lingkungan (TSL) yang ada di Dinas Kesehatan dan Puskesmas se-Kabupaten Kutai Kartanegara serta penyelenggara air minum (PDAM dan KPSPAM PAMSIMAS) sebagai peserta. Dalam pelaksanaannya kegiatan dilakukan dengan tanya jawab, Curah Pendapat, Diskusi Kelompok, dan Praktek Lapangan. Narasumber kegiatan ini adalah Tim dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur.

Kegiatan ini bertujuan agar Peserta memahami prinsip Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM) dan pendekatan holistik dalam pelayanan air minum dan konsep pengelolaan hulu – hilir (sumber hingga ke konsumen) dan mampu melaksanakan Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM) dengan cara pengelolaan risiko bahaya dan keadaan bahaya melalui identifikasi bahaya/keadaan bahaya, pencegahan dan monitoring di wilayah kejanya masing-masing sesuai peran dan fungsinya.(nf)

Foto Kegiatan Selengkapnya : http://dinkes.kukarkab.go.id/lihat-foto-75-pelatihan-fasilitator-rencana-pengamanan-air-minum-rpam-tahun-2022.html

  • Rabu, 16 November 2022 - 08:15:19 WITA
  • admin

Berita Terkait Lainnya