Update Kasus COVID-19 di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kasus Positif COVID-19 bertambah 10 Orang

  • Sabtu, 02 Mei 2020 - 09:12:22 WITA
  • admin
Update Kasus COVID-19 di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kasus Positif COVID-19 bertambah 10 Orang

Tenggarong. DinkesKukar_ Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, mengadakan Press Conference  Update Kasus COVID-19 di Kabupaten Kutai Kartanegara,Hari Sabtu(2/5), pukul 10.00 Wita.

Berikut Kutipan Press Release, yang disampaikan Bupati Kutai kartanegara, Edi Damansyah :

Pada hari ini, Sabtu, 2 Mei 2020 Saya kembali mengumumkan ada penambahan yang cukup signifikan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kutai Kartanegara. Penambahan kasus positif tersebut sebanyak 10 orang yang sebagian besar merupakan pelaku perjalanan baik dari Gowa maupun Magetan yang sebelumnya telah dilakukan rapid test dengan hasil IgM dan IgG yang reaktif.

Berikut akan saya sebutkan satu persatu kasus terkonfirmasi positif tersebut :

  1. KK-4, jenis kelamin perempuan, usia 52 tahun dari Kecamatan Muara Badak, riwayat kontak dengan suami yang merupakan klaster Gowa pada tanggal 22 Maret 2020. Dilakukan rapid test pertama tanggal 22 April 2020 dan rapid test kedua tanggal 25 April 2020 dengan hasil reaktif.
  2. KK-5, jenis kelamin laki-laki, usia 37 tahun dari Kecamatan Muara Badak, riwayat perjalanan dari Gowa tanggal 22 Maret 2020. Dilakukan rapid test pertama tanggal 23 April 2020 dan rapid test kedua tanggal 25 April 2020 dengan hasil reaktif.
  3. KK-6, jenis kelamin laki-laki, usia 39 tahun dari Kecamatan Tenggarong, riwayat perjalanan dari Gowa tanggal 22 Maret 2020. Dilakukan rapid test pertama tanggal 23 April 2020 dan rapid test kedua tanggal 25 April 2020 dengan hasil reaktif.
  4. KK-7, jenis kelamin laki-laki, usia 40 tahun dari Kecamatan Tenggarong, riwayat perjalanan dari Gowa tanggal 22 Maret 2020. Dilakukan rapid test pertama tanggal 23 April 2020 dan rapid test kedua tanggal 25 April 2020 dengan hasil reaktif.
  5. KK-8, jenis kelamin laki-laki, usia 41 tahun dari Kecamatan Muara Badak, riwayat perjalanan dari Gowa tanggal 22 Maret 2020. Dilakukan rapid test pertama tanggal 23 April 2020 dan rapid test kedua tanggal 25 April 2020 dengan hasil reaktif.
  6. KK-9, jenis kelamin laki-laki, usia 16 tahun dari Kecamatan Samboja, riwayat perjalanan dari Magetan tanggal 19 April 2020. Dilakukan rapid test pertama tanggal 22 April 2020 dan rapid test kedua tanggal 25 April 2020 dengan hasil reaktif.
  7. KK-10, jenis kelamin laki-laki, usia 18 tahun dari Kecamatan Tenggarong, riwayat perjalanan dari Gowa tanggal 26 Maret 2020. Dilakukan rapid test pertama tanggal 23 April 2020 dan rapid test kedua tanggal 25 April 2020 dengan hasil reaktif.
  8. KK-11, jenis kelamin laki-laki, usia 54 tahun dari Kecamatan Muara Badak, riwayat perjalanan dari Gowa tanggal 22 Maret 2020. Dilakukan rapid test pertama tanggal 23 April 2020 dan rapid test kedua tanggal 25 April 2020 dengan hasil reaktif.
  9. KK-12, jenis kelamin laki-laki, usia 41 tahun dari Kecamatan Muara Badak, riwayat perjalanan dari Gowa tanggal 24 Maret 2020. Dilakukan rapid test pertama tanggal 23 April 2020 dan rapid test kedua tanggal 25 April 2020 dengan hasil reaktif.
  10. KK-13, jenis kelamin laki-laki, usia 20 tahun dari Kecamatan Muara Badak, riwayat perjalanan dari Magetan tanggal 17 April 2020. Dilakukan rapid test pertama tanggal 23 April 2020 dan rapid test kedua tanggal 25 April 2020 dengan hasil reaktif.

Saat ini seluruh pasien tersebut sedang menjalani isolasi di Wisma Atlet Tenggarong Seberang dengan kondisi TIDAK ADA GEJALA  demam,batuk dan sesak dari awal. Dengan terkonfirmasinya kasus-kasus yang saya umumkan hari ini maka dapat dipastikan bahwa Orang Tanpa Gejala (OTG) yang memiliki riwayat perjalanan dapat menularkan virus kepada orang lain. Selain itu,  hal ini juga menunjukkan bahwa ternyata hasil test laboratorium  virus SARS-Cov2 ini masih bisa terkonfirmasi positif meskipun melebihi masa inkubasi virus selama 14 hari.

Dengan adanya pasien yang tertular COVID-19  karena ada riwayat kontak dengan salah satu klaster Gowa, maka dapat dikatakan bahwa di Kutai Kartanegara telah terjadi transmisi lokal khususnya di Kecamatan Muara Badak.

Terkait kasus kematian karena COVID-19 di Kutai Kartanegara, pada hari ini juga akan saya update bahwa berdasarkan pengembangan definisi kematian COVID-19 terbaru dari WHO yang dirilis per tanggal 11 April 2020, disebutkan bahwa kasus PDP yang probable didefinisikan sebagai kematian karena COVID-19. Dengan demikian berarti saat ini terdapat satu kasus kematian PDP di Kutai Kartanegara dengan hasil pemeriksaan laboratorium probable yang disebabkan oleh COVID-19 . Kasus tersebut terjadi pada pasien PDP pada tanggal 7 April 2020.

Saya mengingatkan untuk selalu JUJUR dengan riwayat perjalanan yang dilakukan sehingga dapat diantisipasi kemungkinan terpapar COVID-19 baik bagi petugas kesehatan, keluarga maupun masyarakat.

Mulai hari ini Pemerintah Kutai Kartanegara melakukan skrining terhadap petugas kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan baik rumah sakit maupun Puskesmas, yang kita ketahui sangat memiliki risiko tertular dan juga menularkan. Skrining ini akan dilanjutkan pada populasi berisiko yang lain untuk melihat seberapa besar penyebaran kasus COVID 19 di Kutai Kartanegara. Upaya proaktifini dilakukan untuk mengoptimalkan pencegahan dan penanganan COVID-19 di Kutai Kartanegara.

Sejalan dengan penanganan di bidang kesehatan, saya juga menyampaikan bahwa secara simultan telah dilakukan penanganan dampak ekonomi dan sosial yang terjadi.

Saya terus menghimbau kepada seluruh masyarakat agar dengan sungguh –sungguh dan penuh kesadaran melakukan upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai penularan COVID-19. Jaga kesehatan dan tingkatkan daya tahan tubuh, gunakan masker jika keluar rumah, jaga jarak fisik (physical distancing), hindari berada dalam kerumunan, tidak bepergian keluar daerah dan tidak mudik. LAPORKAN SEGERA bagi pelaku perjalanan yang tiba dari daerah terjangkit untuk lakukan karantina sesuai ketentuan.

Mari kita berdo’a bersama agar para pasien ini segera diberi kesembuhan oleh Allah SWT dan kasus COVID-19 di Kutai Kartanegara dapat kita atasi sebaik-baiknya dan segera turun.

Demikian Kutipan Press Release yang disampaikan Bupati Kutai Kartanegara, dengan tambahan 10 Pasien yang terkonfirmasi Positif COVID-19, maka sampai hari ini, pasien positif di Kabupaten Kutai kartanegara berjumlah 13 Orang, dengan 1 orang masih dalam perawatan di RSUD AM. Parikesit, 10 Orang diisolasi di Wisma Atlet Tenggarong Seberang dan 2 orang dinyatakan sembuh.<stw>


Press Release lengkap Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, dapat di Download di link berikut ini : http://dinkes.kukarkab.go.id/semua-download.html

 

  • Sabtu, 02 Mei 2020 - 09:12:22 WITA
  • admin

Berita Terkait Lainnya