Review Rencana Trategis ( Renstra ) Dinkes Kukar Tahun 2016-2021

  • 17 Juli 2020
Review Rencana Trategis ( Renstra ) Dinkes Kukar Tahun 2016-2021

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun
2015-2019 telah ditetapkan dengan Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015.
Pembangunan kesehatan sebagai bagian integral dari Pembangunan Nasional
tercantum dalam Bab II RPJMN, khususnya Bidang Pembangunan Sosial Budaya
dan Kehidupan Beragama. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional
(RPJMN) 2015-2019 merupakan tahap ketiga dari pelaksanaan Rencana
Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2005-2025 yang ditetapkan
melalui Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007. RPJMN 2015-2019 ini menjadi
pedoman bagi Kementerian/Lembaga dalam menyusun Rencana Strategis
Kementerian/Lembaga (Renstra-KL) dan menjadi bahan pertimbangan bagi
pemerintah daerah dalam menyusun/menyesuaikan rencana pembangunan
daerahnya masing-masing untuk mencapai sasaran pembangunan nasional.


Pencapaian tujuan pembangunan nasional membutuhkan sumber daya
manusia yang tangguh, mandiri serta berkualitas. Data UNDP Tahun 2015
mencatat bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia menempati urutan
ke 113 dari 188 negara di dunia. Nilai IPM Indonesia adalah 68,90 dengan kategori
sedang dan menempatkan Indonesia pada urutan ke lima di ASEAN. Sedangkan
IPM Kalimantan Timur 74,17 masuk dalam kategori tinggi tingkat nasional
bersama dengan 5 (lima) propinsi lainnya di Indonesia dengan Angka Harapan
Hidup tertinggi ketiga di tingkat nasional yaitu 73,65. Kabupaten Kutai
Kartanegara tahun 2015 mendapatkan nilai IPM 71,78 meningkat dari 71,20 Tahun
2014 dan menempati urutan ke 3 dari 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur.


Salah satu program pembangunan nasional yang penting dalam
menunjang pencapaian tujuan pembangunan nasional adalah pembangunan
kesehatan. Berdasarkan kondisi tersebut, maka ditetapkanlah tujuan pembangunan
kesehatan nasional di Indonesia yaitu:
“Terselenggaranya pembangunan
Renstra Dinas Kesehatan Kab. Kutai Kartanegara Tahun 2016-2021 2
kesehatan secara berhasil-guna dan berdaya-guna dalam rangka mencapai
derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya”
.

Pencapaian tujuan pembangunan nasional merupakan akumulasi dari
keberhasilan pembangunan daerah. Visi pembangunan daerah Kabupaten Kutai
Kartanegara adalah:
“Kutai Kartanegara maju, mandiri, Sejahtera dan
Berkeadilan”. Untuk mencapai tujuan pembangunan daerah tersebut, maka
diselenggarakan program pembangunan daerah secara terpadu, terarah, terencana
dan berkelanjutan. Undang-undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan
Daerah mengatur implementasi strategi desentralisasi di Indonesia, menetapkan
kewenangan yang lebih besar kepada daerah untuk mengatur pelaksanaan
pembangunan di masing-masing daerah termasuk pembangunan kesehatan.
Undang-undang No. 25 Tahun 2005 tentang perencanaan pembangunan
nasional, telah menetapkan bahwa setiap daerah memiliki kewenangan untuk
menentukan sendiri prioritas pembangunan daerahnya termasuk pembangunan
kesehatan daerah sesuai dengan kemampuan, kondisi dan kebutuhan daerah
masing-masing. Berkenaan dengan hal tersebut, maka Dinas Kesehatan Kabupaten
Kutai Kartanegara menyusun rencana strategi pembangunan kesehatan di
Kabupaten Kutai Kartanegara periode Tahun 2016 -2021 yang isinya merupakan
penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kutai
Kartanegara.


Download Review Renstra Dinkes Kukar Tahun 2016-2021 di link berikut : http://dinkes.kukarkab.go.id/semua-download.html

  • 17 Juli 2020