dinaskesehatan.kukar@gmail.com 0541-
Dinas Kesehatan

Dinas Kesehatan Kukar Tingkatkan Kewaspadaan Dampak Karhutla dan Kekeringan terhadap Kesehatan Masyarakat

administrator Dinas Kesehatan Rabu, 9 September 2026

5

TENGGARONG — Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kondisi kekeringan terhadap kesehatan masyarakat, khususnya gangguan pada saluran pernapasan.

Salah satu indikator kesehatan yang terus dipantau adalah perkembangan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) melalui Rekam Medis Elektronik (RME) Puskesmas.

Berdasarkan data pemantauan RME Puskesmas yang ditampilkan dalam dashboard Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara, tercatat sebanyak 9.075 kunjungan ISPA pada bulan Agustus 2026. Sementara itu data pada 1 September hingga 7 September 2026 tercatat 2.387 kunjungan (rata-rata sebanyak 340 kasus per hari)

Data pemantauan harian pada periode 19 Agustus sampai dengan 7 September 2026 menunjukkan jumlah kunjungan ISPA mengalami fluktuasi. Jumlah kunjungan tertinggi dalam periode tersebut tercatat pada 31 Agustus 2026 sebanyak 517 kunjungan, sedangkan jumlah terendah tercatat pada 6 September 2026 sebanyak 11 kunjungan terjadi pada kunjungan IGD Puskemas pada hari libur.

Karhutla dan Kekeringan Perlu Diwaspadai

Musim kemarau, kondisi kekeringan dan potensi Karhutla perlu menjadi perhatian bersama karena dapat memberikan dampak terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Asap yang dihasilkan dari kebakaran dapat menurunkan kualitas udara dan meningkatkan risiko gangguan pada saluran pernapasan, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah terdampak.

Kelompok masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian lebih antara lain bayi, anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki kondisi kesehatan yang rentan terhadap gangguan pernapasan.

Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara dipenuhi asap. Aktivitas fisik berat di wilayah yang terpapar asap juga sebaiknya dihindari.

Data ISPA Menjadi Bagian dari Pemantauan Kesehatan

Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara terus memanfaatkan data pelayanan dari Puskesmas sebagai salah satu bahan pemantauan kondisi kesehatan masyarakat.

Data kunjungan ISPA menjadi salah satu indikator yang dapat digunakan untuk melihat perkembangan kebutuhan pelayanan kesehatan di masyarakat dan mendukung kewaspadaan fasilitas pelayanan kesehatan dalam kondisi Karhutla, meskipun jumlah kunjungan ISPA tersebut tidak dapat langsung disimpulkan sebagai kasus yang seluruhnya disebabkan oleh Karhutla.

 

Masyarakat Diminta Menjaga Kesehatan

Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama kondisi kemarau, kekeringan maupun ketika terjadi paparan asap, sebagai berikut:

  1. mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika kondisi udara terlihat berasap atau kualitas udara memburuk.
  2. menggunakan pelindung pernapasan seperti masker yang sesuai apabila harus melakukan aktivitas di luar ruangan pada kondisi berasap.
  3. melindungi kelompok rentan seperti bayi, anak-anak, lansia, ibu hamil dan masyarakat dengan gangguan pernapasan.
  4. menjaga kecukupan cairan tubuh selama kondisi cuaca panas dan kekeringan.
  5. menggunakan pakaian yang menutup kulit dan menggunakan tabir surya jika terpapar sinar matahari.
  6. menghindari pembakaran yang dapat memicu Karhutla.
  7. segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami keluhan seperti batuk yang menetap, sesak napas, napas berbunyi, nyeri dada atau kondisi kesehatan yang semakin memburuk.

Puskesmas Terus Melakukan Pemantauan

Dinas Kesehatan melalui jaringan Puskesmas terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kunjungan penyakit, termasuk ISPA. Pemanfaatan Rekam Medis Elektronik memungkinkan data pelayanan kesehatan dipantau secara berkala sehingga dapat menjadi bagian dari sistem kewaspadaan kesehatan masyarakat. Pemantauan ini menjadi semakin penting dalam menghadapi kondisi lingkungan yang dipengaruhi musim kemarau, kekeringan dan Karhutla.

Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan, meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak asap, serta berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Mari cegah Karhutla, jaga lingkungan, dan lindungi kesehatan masyarakat.

DATA PEMANTAUAN ISPA

Periode/Indikator

Kunjungan ISPA

Agustus 2026

9.075

September 2026*

2.387

Periode 19 Agustus–7 September

11–517/hari

Kunjungan tertinggi

517 — 31 Agustus 2026

Kunjungan terendah

11 — 6 September 2026

* Data September sampai dengan 7 September 2026.

Sumber Data: Rekam Medis Elektronik Puskesmas – Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara.