Pelatihan SDIDTK Program Bayan Gemilang Perkuat Kapasitas Kader dan Tenaga Kesehatan di Kutai Kartanegara
administrator Dinas Kesehatan Rabu, 12 Agustus 2026
9
Pelatihan SDIDTK Program Bayan Gemilang Perkuat Kapasitas Kader dan Tenaga Kesehatan di Kutai Kartanegara
Tenggarong, 12 Agustus 2026 — Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara melaksanakan Pelatihan Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) dalam rangka Program Bayan Gemilang pada Selasa, 11 Agustus hingga Rabu, 12 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang GERMAS, Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara.
Pelatihan SDIDTK ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Bayan Gemilang yang didukung oleh Yayasan Dokter Peduli (doctorSHARE) sebagai bagian dari upaya bersama dalam mempercepat penurunan stunting serta meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Kutai Kartanegara. Program ini berfokus pada penguatan pelayanan kesehatan di dua wilayah Puskesmas, yaitu Puskesmas Loa Janan di Kecamatan Loa Janan dan Puskesmas Separi III di Kecamatan Tenggarong Seberang.
Melalui Program Bayan Gemilang, penguatan kapasitas kader Posyandu dan tenaga kesehatan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat. Khususnya dalam pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak, peningkatan kemampuan deteksi dini diharapkan dapat membantu menemukan potensi gangguan tumbuh kembang dan melakukan intervensi sedini mungkin.
Pelatihan ini diikuti oleh 25 peserta yang terdiri atas kader Posyandu, bidan desa, tenaga Puskesmas, serta penanggung jawab dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara. Peserta berasal dari wilayah lokus Kecamatan Loa Janan dan Kecamatan Tenggarong Seberang.
Peserta terdiri atas lima kader Posyandu dari lokus Kecamatan Loa Janan, lima kader Posyandu dari lokus Kecamatan Tenggarong Seberang, tiga bidan desa dari wilayah lokus Kecamatan Loa Janan, tiga bidan desa dari wilayah lokus Desa Separi III, empat petugas Puskesmas Loa Janan yang terdiri atas dokter, bidan, perawat, dan tenaga gizi, empat petugas Puskesmas Separi III, serta satu penanggung jawab dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara, Ismi Mufiddah, SKM., M.P.H. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak di masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, kami mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Pelatihan SDIDTK diharapkan dapat meningkatkan kapasitas kader dan tenaga kesehatan dalam melakukan pemantauan tumbuh kembang anak secara tepat dan berkelanjutan,” ujar Ismi Mufiddah.
Program Bayan Gemilang merupakan program kolaborasi antara Yayasan Dokter Peduli (doctorSHARE), Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, Dinas Kesehatan, Puskesmas, Pemerintah Desa, serta dukungan dari PT Bayan Resources Tbk. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat pelayanan kesehatan dasar di masyarakat, mendukung percepatan penurunan stunting, meningkatkan kesehatan ibu dan anak, serta memperkuat peran Posyandu sebagai salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.
Dalam pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi dan praktik terkait SDIDTK, mulai dari Kebijakan Program Kesehatan Anak dan SDIDTK, konsep pertumbuhan dan perkembangan anak, hingga stimulasi tumbuh kembang anak sesuai usia.
Materi lainnya mencakup penggunaan Buku KIA dan KPSP, pengukuran antropometri dan penilaian status gizi, praktik pengisian KPSP dan skrining, intervensi dini dan mekanisme rujukan, serta simulasi pelaksanaan SDIDTK di Posyandu. Peserta juga dibekali pemahaman mengenai pencatatan dan pelaporan sebagai bagian penting dalam pemantauan tumbuh kembang anak.
Melalui kegiatan ini, kader dan tenaga kesehatan diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dalam melakukan stimulasi, deteksi, dan intervensi dini terhadap penyimpangan tumbuh kembang anak. Dengan kemampuan tersebut, potensi permasalahan tumbuh kembang diharapkan dapat ditemukan dan ditangani sedini mungkin sesuai kebutuhan anak.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan post-test dan evaluasi untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan, kemudian dilanjutkan dengan penutupan kegiatan.
Pelatihan SDIDTK Program Bayan Gemilang diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat peran Posyandu dan tenaga kesehatan di tingkat desa, khususnya di wilayah Puskesmas Loa Janan dan Puskesmas Separi III. Penguatan kapasitas tersebut diharapkan dapat mendukung upaya bersama dalam mempercepat penurunan stunting serta mewujudkan generasi Kutai Kartanegara yang sehat, tumbuh, dan berkembang secara optimal. (oz30)
Artikel Terbaru
- Pemerintah Tetapkan Awal Puasa Ramadhan 2023 Jatuh pada Kamis 23 Maret 22 Maret 2023
- Rapat Pembentukan Jejaring Skrining Layak Hamil dan Stunting Kutai Kartanegara 16 Pebruari 2023
- Daring Survei Akreditasi Puskesmas Sanga Sanga 12 September 2023